Dalam upaya meningkatkan kualitas literasi siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI), UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menggelar Workshop Penguatan Kapasitas Kepemimpinan Kepala Madrasah dan Guru MI se-Kabupaten Cirebon. Acara ini berlangsung di Aula Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan di dunia pendidikan.
Workshop ini menghadirkan sejumlah tokoh penting yang memiliki peran strategis dalam dunia pendidikan, di antaranya Direktur GTK Kementerian Agama, Dr. Thobib Al Asyhar, S.Ag., M.Si., yang memiliki otoritas dalam kebijakan dan pengembangan kualitas pendidikan di madrasah. Selain itu, turut hadir Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., yang memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan madrasah. Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Dr. H. Saifuddin, M.Ag., juga turut serta dalam acara ini bersama dengan jajaran pimpinan fakultas, yakni Wakil Dekan I, Dr. H. Atikah Syamsi, M.Pd.I., Wakil Dekan II, Prof. Dr. Hj. Ria Yulia Gloria, M.Pd., serta Wakil Dekan III, Dr. Asep Mulyana, M.Si. Kehadiran para pejabat akademik dan pengambil kebijakan ini menambah bobot kegiatan workshop, memberikan arahan, serta membangun sinergi antara lembaga pendidikan tinggi dan madrasah dalam menciptakan terobosan-terobosan baru yang dapat diimplementasikan di lapangan.
Tak kalah pentingnya, para peserta utama dari kegiatan ini adalah kepala madrasah dan guru MI dari seluruh Kabupaten Cirebon, yang merupakan garda terdepan dalam mengelola proses pembelajaran di madrasah. Mereka hadir dengan berbagai pengalaman dan tantangan yang dihadapi dalam membangun budaya literasi di lingkungan madrasah, sehingga dapat saling berdiskusi dan berbagi strategi yang relevan dan aplikatif. Kehadiran para kepala madrasah dan guru MI yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Cirebon menjadikan workshop ini sebagai ajang penting untuk mempererat jaringan profesional di dunia pendidikan, menciptakan kolaborasi yang kuat antar pihak-pihak terkait untuk bersama-sama mencapai tujuan yang lebih besar dalam meningkatkan kualitas literasi siswa madrasah.
Dalam kesempatan ini, workshop juga mengintegrasikan program Jabar Innovation, sebuah program strategis dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang bertujuan untuk pengembangan dan penyelenggaraan berbagai program inovatif, termasuk di sektor pendidikan. Jabar Innovation menjadi bagian penting dalam agenda ini sebagai upaya mendukung peningkatan kualitas pendidikan berbasis literasi yang inovatif dan berkelanjutan. Dengan adanya dukungan dari pemerintah daerah, diharapkan madrasah-madrasah di Kabupaten Cirebon dapat lebih mudah mengakses program dan kebijakan pendidikan yang dapat mempercepat pencapaian tujuan literasi nasional.
Tujuan utama dari kegiatan workshop ini adalah untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan para kepala madrasah dan guru dalam upaya peningkatan literasi siswa di lingkungan Madrasah Ibtidaiyah (MI). Literasi yang dimaksud tidak hanya mencakup kemampuan dasar seperti membaca dan menulis, tetapi juga memperluas pemahaman siswa terhadap berbagai aspek keilmuan yang melibatkan keterampilan berpikir kritis, kemampuan analisis, serta pemanfaatan teknologi informasi secara efektif. Dalam konteks ini, literasi menjadi salah satu pilar penting yang mendukung pembentukan karakter dan daya saing siswa di era digital yang terus berkembang.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, workshop ini diselenggarakan dengan metode yang sangat interaktif, memadukan pemaparan materi oleh para narasumber ahli dengan sesi diskusi kelompok yang memungkinkan para peserta untuk berbagi pengalaman dan ide-ide inovatif. Hal ini bertujuan untuk mendorong kolaborasi antar kepala madrasah dan guru dalam merumuskan solusi konkret untuk mengatasi tantangan dalam meningkatkan kualitas literasi siswa. Selain itu, peserta juga diberikan kesempatan untuk berlatih langsung dalam merancang dan menyusun strategi peningkatan literasi yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik madrasah masing-masing.
Melalui kegiatan ini, diharapkan bahwa para peserta tidak hanya memperoleh wawasan baru, tetapi juga keterampilan praktis dalam mengelola pendidikan berbasis literasi yang adaptif dan inovatif. Dengan demikian, kepala madrasah dan guru dapat lebih efektif dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pengembangan literasi yang holistik, yang pada akhirnya akan berdampak positif terhadap kemajuan akademik dan karakter siswa. Workshop ini juga menjadi sarana untuk memperkuat jaringan antar pendidik di tingkat MI, yang memungkinkan terjadinya pertukaran pengetahuan dan pengalaman yang bermanfaat untuk kemajuan pendidikan secara keseluruhan.